Monday, 6 August 2012

h a d i t h


Dari Salman Al-Farisi ra, dia berkata: “Rasulullah saw berkata kepada kami pada akhir bulan Sya’ban. Beliau bersabda :
 
“Wahai sekalian manusia, akan datang kepadamu bulan yang di situ terdapat malam Al-Qadar yang lebih baik daripada seribu malam. Allah telah mewajibkan puasanya dan mensunnahkan ibadah malamnya. Siapa yang beribadah di malam Lailatul Qadar dengan satu macam dari kebaikan, sepertinya dia melakukan ibadah wajib pada bulan lainnya. Dan siapa melakukan ibadah wajib, ia seperti orang yang melakukan tujuh puluh ibadah wajib di bulan lainnya. Dia itu bulan sabar. Pahala sabar adalah syurga. Ia bulan di mana rezeki orang mukmin ditambah. Siapa yang memberi makan untuk berbuka puasa, ia mendapat (pahala) memerdekakan budak dan ampunan bagi dosanya.” Kami bertanya: “Wahai Rasulullah, tidak setiap kami menemukan sesuatu yang untuk berbuka.”

Beliau bersabda: “Allah memberi pahala kepada orang yang memberi makanan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa seteguk susu atau air atau sebiji kurma. Barang siapa memberi makan hingga kenyang orang yang berpuasa, ia akan mendapatkan ampunan bagi dosanya dan Tuhan akan memberinya minum dari telagaku seteguk sehingga tak akan haus selamanya. Dan untuknya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa kurang sedikit pun. Itulah bulan yang awalnya penuh rahmat, tengahnya penuh ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Siapa yang memberatkan hambanya pada bulan itu, Allah akan memerdekakannya dari neraka. Perbanyaklah pada bulan itu melakukan empat hal; yang dua membuatmu diredha Tuhan, yang dua lagi kamu akan mendapatkan sesuatu yang pasti kamu inginkan. Adapun dua yang membuatmu diredhai Tuhan adalah syahadat bahawa tak ada Tuhan selain Allah dan kamu memohon ampun kepada-Nya. Sedangkan dua yang menjamin kamu akan mendapatkan syurga kepada Tuhanmu dan memohon perlindungan kepada-Nya dari api neraka.”